Ustaz Samsuddin: Tak Benar Safar Bulan Kesialan

Ustad Samsuddin: Tak Benar Safar Bulan Kesialan
Al Ustad Samsuddin saat khutbah pada Salat Jumat di Masjid Raya Miftahul Iman. Foto:p'kar

BULAN Safar menurut kaum Qurais pada jaman jahiliah dahulu, dianggap sebagai bulan sial yang tidak menguntungkan. Anggapan tersebut hingga kini ternyata masih dipercayai oleh sebagian orang, sehingga menganggap Safar di penanggalan Hijriah sebagai bulan yang tidak baik.

Demikian inti dari ceramah Salat Jumat yang disampaikan Al Ustaz Samsudin, Jumat (24/9/2021), di Masjid Raya Miftahul Iman, Jalan Panglima Denai Medan.

Pada zaman Rasulullah ketika itu, masyarakat jahiliah menganggap bulan Safar penuh dengan kesialan, karena pada bulan tersebut penuh dengan bencana, baik itu dari alam maupun penyakit yang menyebar.

Pada zaman itu para masyarakat kaum Qurais jahiliah bahkan setiap memasuki bulan Safar, harus berpindah untuk mencari tempat yang baru di daerah lain, tindakan tersebut untuk menghindari kesialan sebagaimana kepercayaan mereka.

Ternyata kepercayaan itu hingga kini masih ada yang mengikutinya, sehingga berupaya dengan caranya dengan mengabaikan ketentuan dari Allah SWT.

Semua Bulan Baik

Merebaknya anggapan jeleknya bulan Safar ketika itu, membuat Nabi Muhammad Rasulullah SAW mengeluarkan seruan, bahwa baik buruknya hari bukan karena di saat tertentu penuh dengan banyak musibah.

Bahkan dalam satu riwayatnya Rasulullah SAW berkata, bahwa semua bulan baik dan penuh dengan manfaat, tinggal bagaimana umat manusia mengisinya.

Saat ini banyak manusia lupa dengan kodratnya sebagai seorang hamba Allah. Lupa dengan kemewahan yang dititipkan, padahal itu hanya sesaat. Kita masih punya kehidupan yang lebih kekal setelah ini dan butuh amal saleh sebagai bekal agar kita bahagia.

Jika hari harinya diisi dengan yang baik baik, maka niscaya. Allah akan melimpahkan berbagai kebaikan. Tetapi hari-hari dipastikan buruk jika manusia mengisinya dengan hal-hal yang dilarang, sebut Ustaz membacakan riwayat yang disampaikan Rasulullah tersebut.

Oleh sebab itu, Ustaz mengajak, mengisi hari-hari kita dengan berbagai kebaikan, melaksanakan apa yang diperintahkan Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya, niscaya kita akan mendapatkan berkah. SN KB