Ustaz Fahmi: Tayamum dalam Kondisi Tertentu

Pahala Salat Sunnah Isyraq Seperti Haji dan Umrah
Ustad Khairul Fahmi MPdI. Foto:Ist

DeliserdangSkalanews: Selain berwudhu dengan air, selama ini ada cara lain yang dikenal umat muslim yaitu tayamum. “Ini hanya bisa dilakukan dalam kondisi tertentu,” kata Al Ustaz Khairul Fahmi MPdI, pada pengajian Subuh di Masjid Mathla’ul Anwar Jalan Irian Barat, Pasar 7 Sampali, Deliserdang, Minggu (11/07).

Menjadi salah satu syarat sebelum melaksanakan salat selain bersih, setiap orang harus berwudhu biasanya membasuh  dengan air, sesuai fiqh ibadah. “Membahas Tayamum menurut kaidah Islam,” ujarnya.

Ustaz Fahmi mengatakan, melakukan Tayamum untuk mendirikan salat tidak bisa sembarangan dilakukan oleh semua orang. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi seperti situasi maupun kondisi.

Tayamum merupakan sebuah keringanan yang dimiliki oleh umat Nabi Muhammad yang tidak dimiliki oleh umat-umat sebelumnya.

Ada Persyaratan

Menurut Ustad Khairul Fahmi MPdI, berdasarkan kitab kitab Islam umumnya dan pendapat para ulama,  tayamum hanya boleh dilakukan jika tidak terdapat air dan hanya bisa dilakukan saat tertentu saja serta tidak bisa menghilangkan dari hadas besar, karena itu sifatnya sementara.

Namun demikian,  pada era sekarang seperti di Indonesia umumnya, tayamum boleh juga dilakukan  khususnya oleh orang sedang sakit yang kondisinya memang tidak bisa terkena air.

Masih banyak lagi persyaratan terkait masalah Tayamum, apa lagi masing-masing ulama/Mazhab memiliki cara pandang berbeda, hanya saja kita yang harus banyak belaja,r terserah dengan keyakinan di posisi mana, yang penting tidak lari dari Alquran dan hadis nabi, sebut ustaz.

Oleh sebab itu Ustaz Fahmi mengajak jamaah untuk terus belajar dan aktif dalam majelis taklim, sehingga berbagai hal soal ilmu keagamaan akan terus bisa diasah hingga bertambah dan diterapkan dalam upaya kita meningkatkan  amal ibadah. SN-KB