Daerah  

Tanah Penahan Tebing Longsor, Satu Pekerja Proyek Tewas

Tanah Penahan Tebing Longsor, Satu Pekerja Proyek Tewas
Para pekerja dibantu warga sedang mengevakuasi korban meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor. Foto: Ist

KaroSkalanews: Tanah penahan tebing di sekitar proyek perbaikan tembok jalan di Desa Sugihen, Kecamatan Dolatrayat,  Kabupaten Karo, Minggu (26/9) longsor. Satu orang pekerja proyek dikabarkan tewas akibat tertimbun, dan empat lainnya dalam pencarian.

Informasi yang diperoleh dari Kabid Darlog BPBD Karo, Natanail Peranginangin, di lokasi kejadian sedang dilakukan pekerjaan dan perbaikan tembok penahan tebing jalan dan saluran air.

Menurutnya, longsor tanah penahan tebing itu  terjadi secara tiba-tiba mengakibatkan lima orang pekerja tertimbun. Pada saat kejadian, cuaca di lokasi tidak sedang hujan, sehingga dugaan sementara longsor itu terjadi akibat kondisi tanah labil.

Kapolsek Tigapanah, AKP H Sihotang membenarkan satu korban meninggal yang ditemukan  atas nama Agus, 22, warga Dusun Adimulio, Pasar 6, Kualamencirim, Langkat. Mayatnya sudah dibawa ke RSU Kabanjahe.

Sementara korban lain yang belum ditemukan masing-masing, Rian (21), warga Dusun 1 Adimulio, Kelurahan Pasar 6 Kualamencirim Langkat, Reza (19) warga Tanahmerah Binjai, Riswan (23) warga Dusun V Damerejo, Kelurahan Pasar VI Kualamencirim Seibingai, Langkat dan Rehan (19).

“Dengan peralatan seadanya langsung dilakukan pencarian korban bersama masyarakat, sehingga pada pukul 17.30 WIB salah satu korban atas nama Agus ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah dilakukan evakuasi ke RSU Kabanjahe,” ungkap Kapolsek.

Menurutnya lagi, upaya pencarian korban yang tertimbun tanah longsor dihentikan pukul 18.30 WIB karena cuaca sedang hujan. Pencarian akan dilanjutkan Senin (27/9) bekerjasama dengan Basarnas untuk mengevakuasi korban.

Tujuan Sembiring, selaku kepala tukang membenarkan ada sembilan orang perkerja yang sedang bekerja di lokasi proyek pembangunan tembok penahan tebing itu. “Tanpa diduga, pada pukul 14.30 WIB tiba-tiba terjadi longsor hingga menimpa lima orang pekerja,” katanya. SN-R