Sedekah Sia-sia Ketika Tercemar Ria

Sedekah Sia-sia Ketika Tercemar Riya
Al Ustad S Rozi Lc saat menyampaikan ceramah di Masjid Raya Miftahul Iman. Foto:p'kar

MedanSkalanews:  Semangat sedekah oleh sebagian orang saat ini, belum tentu menambah pahala, tetapi lebih banyak jatuh kepada perbuatan sia-sia salah satunya akibat tercemar ria.

Dalam ajaran Islam disebutkan, bersedekah harus ikhlas. Namun bagaimana unsur ikhlas yang sebenarnya masih sulit didapat.

Dalam pengajian, Rabu (20/10) malam, usai Salat Magrib menjelang Isya, Al Ustaz A Rozi LC menyebutkan, masih sangat banyak seseorang yang menyalurkan sedekahnya menggunakan pola-pola yang kurang sesuai dengan ajaran Islam.

Di era serba canggih dan serba otomatis saat ini, banyak mereka yang memberikan sedekah harus diketahui orang lain.

Sehingga kriteria ikhlas atas perbuatan baik tersebut menjadi tercemar dengan unsur lain dan berpotensial mengarah kepada perbuatan ria.

Para ulama bersepakat, bahwa khlas itu lepas tiada beban, tidak terjadi hal-hal yang mengarah kepada penghitungan. Misalnya, seseorang yang mengurangi hartanya dengan bersedekah, harus menghitung kembali kekayaannya, dengan melibatkan harta yang sudah diinfakkannya tersebut.

Jika demikian, perbuatan baiknya dihitung oleh Allah SWT, tetapi sebagian harta yang sudah diinfakkan kurang mendapat penghargaan dari Allah, kata Rozi.