Sarjana Cumlaude UINSU Ini Ternyata Penjual Mihun & Risol

Sarjana Cumlaude UINSU Ini Ternyata Penjual Mihun & Risol
Adi Hartono, bersama Ibu Leni Eriani Lubis dan ayahnya Ruslan, diabadikan di halaman rumah mereka di Jl Balai Desa, Bandar Khalifah, Rabu 930/6). Foto:SN-mass

Bandar KhalifahSkalanews: Prestasi yang diperoleh pria muda yang satu ini bukan benda yang dapat dibeli. Memperolehnya memerlukan perjuangan dan kerja keras. Bayangkan dia meraih gelar sarjana cumlaude harus menjual mihun dan risol keliling kampung hingga kampus.  Sementara ayahnya sebagai penjaja jasa perbaikan mesin jahit keliling, ibunya sebagai pembantu rumah tangga (RT) di Medan.

Keterbatasan keuangan keluarga tidak membuat pria berkacamata tebal ini patah semangat. Cita-cita dan angannya menjadi pakar, peneliti dan akademisi  kini semakin dekat dalam genggamannya.

Keseriusan dan kebulatan tekad akhirnya terjawab dalam satu kata, “cumlaude”. Prestasi gemilang menggaung ruangan Wisuda Sarjana ke-76, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Selasa lalu.

Adi Hartono, sarjana cumlaude UIN Sumatera Utara ketika diwawancarai tim Skalanews Official di kediamannya Jalan Balai Desa, Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Dia adalah Adi Hartono, satu dari 1.847 sarjana pada wisuda yang mengusung tema “Sarjana Ulul Albab, Kader Bangsa dan Anak Panah Peradaban”.

Anak tunggal pasangan pernikahan Ruslan dan Leni Eriani Lubis ini dalam waktu 3,5 tahun mampu menyelesaikan kuliahnya pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Program Studi Pendidikan Biologi ini dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.95, sarjana cumlaude.

BACA JUGA: Al Hafiz Muhammad Fadil Raih Gelar Magister Hukum UINSU