Medan  

Sampah Besi Hasil Razia Manyomak di Areal Gelanggang Remaja

Sampah Besi Hasil Razia Menyamok di Areal Gelanggang Remaja
Sampah besi bekas tiang-tiang reklame hasil razia tertumpuk di areal Gelanggang Remaja, Jl Sutomo Ujung, Medan. Foto: SN|amir syam

MedanSkalanews: Sampah besi bekas tiang-tiang reklame hasil razia Pemko Medan bekerjasama dengan Polda Sumatera Utara beberapa tahun lalu, kini terkesan dibiarkan manyomak (semak-red) dan tertumpuk di areal Gelanggang Remaja, Jalan Sutomo Ujung, Medan.

Tumpukan besi ini sangat menganggu aktivitas masyarakat sekitar juga dapat menjadi tempat berkembang biak binatang melata. Di samping itu, pemandangan tumpukan sampah besi mengganggu estetika lingkungan sekitarnya.

“Tumpukan besi ini sudah lebih dari tiga tahun di biarkan tertonggok, entah sampai kapan dibersihkan, jujur saja suasana ini membuat lingkungan sekitar jadi tidak nyaman, air yang tergenang menjadi tempat tumbuhnya nyamuk dan binatang melata seperti ular sudah mulai muncul di sekitar areal ini,” ucap Buyung penjual jasa yang biasa mangkal di seputaran gedung gelanggang remaja kepada media, Senin (6/9).

Besi bekas tiang-tiang reklame semakin mempersempit ruang terbuka yang ada di halaman gelanggang remaja. Hingga saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah Kota Medan terkait keberadaan sampah besi yang kian manyomak di lokasi tersebut.

“Kami pun tidak tahu mau diapakan tumpukan besi ini, belum ada perintah pimpinan terkait keberadaan besi-besi tersebut, dan jika ada perintah, tentu sebagai anak buah, segera kita bersihkan dan mengembalikan fungsi lahan areal gelanggang remaja seperti sediakala”, ujar staf Satpol-PP Kota Medan yang tidak ingin di sebutkan namanya.

Masyarakat sekitar gelanggang remaja termasuk para pedagang yang berdagang di areal gelanggang remaja juga berharap, agar keberadaan besi-besi ini direlokasi dari halaman gelanggang remaja, agar keasrian lingkungan sekitar menjadi indah.

“Kami yang berjualan di sini berharap supaya besi-besi ini dibersihkan, kami takut juga kalau tiba-tiba masuk ular di warung kami, bisa heboh semuanya bang”, ujar salah seorang pedagang warkop di seputaran gelanggang remaja. SN-W16