Sumut  

Rekrutmen Cados UIN Sumut Diduga Cacat Prosedur

Rekrutmen Cados UIN Sumut Diduga Catat Prosedur
Praktisi hukum Dr Budi Abdullah SH MH. Foto: Ist

MedanSkalanews: Pengamat sekaligus praktisi hukum Dr Budi Abdullah SH MH meminta pemerintah melalui Kementerian Agama untuk membatalkan hasil seleksi rekrutmen calon Dosen non-ASN di lingkungan UIN Sumatera Utara, karena patut diduga cacat prosedur yang bisa berakibat menimbulkan gugatan secara hukum.

Hal ini disampaikan Budi Abdullah kepada media, Minggu (21/11) di Medan, terkait maraknya pemberitaan media tentang rekrutmen Calon Dosen (Cados) Tetap non-PNS di lingkungan UIN Sumatera Utara yang sudah viral. Sebab diduga terjadinya kejanggalan dalam proses seleksi kepesertaan hingga hasil yang disampaikan tim seleksi independen yang ditunjuk UIN Sumatera Utara sebagai penyelenggara seleksi, berasal dari Biro Konsultan Psikologi Universitas Medan Area.

“Saya membaca lewat beberapa media online yang memberitakan terkait proses seleksi calon dosen non-ASN di lingkungan UIN Sumatera Utara, yang diduga ada kecurangan dalam prosesnya, mulai saat pendaftaran, psikotes hingga wawancara,” katanya menjadi dasar munculnya dugaan cacat prosedur..

Berdasarkan informasi lewat media tersebut, menurut Budi, diduga cacat prosedur karena rangkaian proses itu tidak berjalan sesuai aturan dan mekanisme normatif, bahkan terkesan seleksi tersebut bersifat formalitas, sebab sudah ada calon yang dipersiapkan.

Bahkan, kata Budi Abdullah, sempitnya waktu mulai pendaftaran hingga tes yang hanya berjarak dua hari, tentu dari segi persiapan persyaratan dan teknis lainnya, para peserta membutuhkan persiapan ekstra agar bisa mengikuti seluruh proses jalur dosen non-ASN di lingkungan UIN Sumatera Utara.

“Tentunya dengan jarak yang sangat singkat tersebut, seluruh peserta harus mempersiapkan persyaratan yang diperlukan dengan sebaiknya,” katanya.