Pemenuhan Hak-hak Sosial Korban Erupsi Gunung Semeru

Pemenuhan Hak-hak Sosial Korban Erupsi Gunung Semeru
Imelda Siska Siregar Direktur Profesi Pekerja Sosial PB PMII. Foto: Ist

MedanSkalanews: Imelda Siska Siregar, Direktur Profesi Pekerja Sosial Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengatakan, hampir dua pekan pascabencana erupsi Gunung Semeru, meminta Kementerian Sosial cepat tanggap terhadap pemenuhan hak-hak sosial penyintas korban bencana.

Sebagaimana diketahui, letusan Gunung Semeru merupakan duka mendalam yang dirasakan para korban.  Sampai saat ini korban jiwa mencapai 46 dan 9 jiwa masih dinyatakan hilang, sedangkan luka berat 18 jiwa dan luka ringan 11 jiwa.

“Hari ini kita semua berduka atas bencana yang menimpa para korban yang berada di Kabupaten Lumajang. Oleh karenanya pemerintah dan beberapa sektor harus lebih hadir dalam masa tanggap bencana ini seperti Kemensos RI, yang juga memiliki tanggung jawab dalam pemulihan hak-hak sosial para penyintas,” sebut Imelda Siska Siregar melalui telepon, Senin (13/12).

Selanjutnya, Imel panggilan akrabnya, menyampaikan pemenuhan hak-hak para penyintas menjadi harapan prioritas dan sebagai masukan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Sebab, isu-isu sosial belum tersentuh sama sekali sehingga penting untuk diingatkan.

“Dalam kajian kami ada beberapa isu-isu dalam ranah tanggap bencana belum tersetuh. Misalnya tanggap bencana menggunakan pendekatan ramah terhadap perempuan dan anak, juga soal hak-hak sosial lainnya sehingga Kemensos harus memikirkan grand design sedini mungkin untuk permasalahan ini,” tegasnya. SN-W20