Pecal Siram Simbok Digemari Banyak Orang

Pecal Siram Simbok Digemari Banyak Orang
Simbok, bersama sepeda berisi dagangannya berupa pecal siram, sedang melayani pembeli. Foto:SN|P'Kar

DENGAN sepeda sederhananya, setiap hari wanita berumur 60-an tahun ini berkeliling mendatangi para pelanggannya, dari satu tempat ke tempat lain. Sepertinya dia tidak mengenal lelah demi untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari. Wanita dengan beberapa orang cucu tersebut merupakan pedagang pecal keliling. Pelanggannya banyak, karena racikan pecal siram yang dijualnya memang enak.

Simbok, demikian biasanya dia dipanggil setiap hari oleh orang-orang yang menjadi konsumennya. Setiap hari sedikitnya 10 kilometer ditempuh untuk menjajakan pecal siramnya.

Penikmat pecal siram Simbok terdiri dari berbagai kalangan. Disebut pecal siram, karena bumbunya berupa kacang tanah beramu bahan khas lainya sudah diramu dari rumah.

Setiap ada yang beli, ketika itu pula aneka sayurannya baru disiram. Para penikmatnya ada yang makan di tempat dengan berwadahkan pincuk dari daun pisang yang sudah disiapkan oleh Simbok.