Pahala Salat Sunnah Isyraq Seperti Haji dan Umrah

Pahala Salat Sunnah Isyraq Seperti Haji dan Umrah
Ustad Khairul Fahmi MPdI. Foto:Ist

MedanSkalanews:  Selain salat wajib lima waktu, ada salat Sunnah Isyraq. Salat ini banyak dikerjakan para alim ulama, karena ternyata memiliki banyak keutamaan dan jika dikerjakan pahala sama seperti melaksanakan haji dan umrah.

Demikian salah satu bahasan dalam diskusi terbatas  pada kongkow-kongkow sore bersama Al Ustaz Khairul Fahmi MPdI, kemarin, di Masjid Raya Miftahul Iman, Jalan Panglima Denai Medan.

Menurutnya, salah satu salat Sunnah yang populer dikerjakan dan diamalkan umat Islam selama ini adalah Salat Dhuha yang diyakini banyak orang mempermudah dan menambah rezeki.

Karena waktu pelaksanaan sehari hari sama, sehingga Salat Sunnah Dhuha sering disamakan dengan Salat Isyraq. Sementara menurut beberapa ulama menyebut itu tidak masalah, hanya saja ada beberapa dalil yang memberikan poin masing-masing memiliki keistimewaan.

Jangan Dipersulit

Salah satu dalil tentang Salat Sunnah Isyaraq diriwayatkan oleh Abu Umamah, dari Rasulullah SAW:  “Siapa yang mengerjakan salat Subuh dengan berjamaah di masjid, lalu dia tetap berdiam di masjid sampai melaksanakan salat sunah Duha, maka ia seperti mendapat pahala orang yang berhaji atau berumrah secara sempurna.”

Sedangkan Hadis Riwayat Tarmidzi Rasullulah menyebutkan bahwa, “siapa saja yang melaksanakan salat Subuh, kemudian berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian salat dua rakaat, maka pahala salatnya setara dengan pahala Haji dan Umrah yang sempurna.”

“Nah, dalam menggapai ridha Allah sesungguhnya tidak ada yang sulit dan jangan dipersulit maupun mempersulit, hanya saja kita mau atau tidak,” sebut Ustaz Khairul ‘Alqalamy’ Fahmi.

Dikatakan, masalah pendapat banyak ulama terkait Salat Isyraq maupun Duha, itu jangan membuat kita saling berdebat, karena masing-masing ada dalilnya. “Tinggal bagaimana kita menggunakan sesuai Sunah Rasulullah SAW, mendapatkan pahala salat Sunah,” sebut Fahmi. SN-kb