Medan  

Ombudsman Menunggu Korban Cados BLU UINSU di Posko Pengaduan

Ombudsman Menunggu Korban Cados BLU UINSU di Posko Pengaduan
Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar. Foto:Ist

MedanSkalanews |  Sesaat pemeriksaan terhadap Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof DR H Syahrin Harahap MA, Rabu (2/2), Ombudsman RI Perwakilan Sumut membuka posko pengaduan bagi korban seleksi Calon Dosen (Cados) Non PNS BLU UINSU Tahun 2021.

“Posko pengaduan tersebut resmi dibuka mulai hari ini hingga sepekan ke depan. Kita menunggu para korban Cados BLU UINSU di posko pengaduan,” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut, Abyadi Siregar, Rabu (2/2), didampingi Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman Sumut, James Marihot Panggabean di kantornya Jalan Sei Besitang Medan Petisah, Kota Medan.

BACA JUGA: Kasus Cados di Ombudsman Bikin Pihak UINSU Pembohongan

Abyadi mengimbau kepada para calon dosen non-ASN pada BLU UINSU Tahun 2021 untuk melaporkan keluhan serta dugaan kecurangan dalam seleksi tersebut dengan membawa bukti serta dokumen pendukung lainnya.

Hal ini dilakukan, kata Abyadi, agar persoalan Cados BLU UINSU ini terang benderang.

“Kepada para calon dosen yang mengikuti seleksi kemarin, diharapkan melaporkannya ke posko pengaduan yang kita buka selama sepekan mulai hari ini,” jelas Abyadi.

Sementara itu, Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut, James Marihot Panggabean yang memeriksa langsung Rektor UINSU, Syahrin Harahap mengimbau kepada para calon dosen pada seleksi BLU UINSU 2021 untuk membawa dokumen lengkap saat melapor ke posko.

“Para calon dosen yang akan melaporkan kecurangan pada seleksi tersebut diminta untuk membawa dokumen pendukung sebagai peserta dalam seleksi tersebut. Selain itu, para calon peserta juga bisa melaporkan jika mengetahui adanya calon yang tidak memenuhi persyaratan namun lolos menjadi dosen di kampus pelat merah itu,” imbau James.

Hadir Lebih Awal

Ombudsman Sumut, Selasa (1/2), menolak kedatangan Moraluddin Harahap (PPK pada Biro Rektor UINSU) dan Solahudin Harahap (adik kandung Syahrin Harahap), untuk mewakili Syahrin Harahap (terlapor) menghadiri Panggilan I (pertama) Ombudsman Sumut.

Menyusul Panggilan I Ombudsman yang tak boleh diwakilkan itu, hari yang sama, Selasa (1/2), Ombudsman Sumut melayangkan Panggilan II, untuk dihadiri oleh Rektor UINSU 7 Februari mendatang.

Beralasan, 7 Februari Syahrin Harahap memiliki kesibukan lain, Rektor UINSU itu pun datang lebih awal. Rektor hadir di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Jalan Sei Besitang, Rabu 2 Februari 2022, sekira Pukul 09.30 WIB.

Usai menjalani pemeriksaan, Rektor UINSU yang didampingi adik kandungnya, Solahudin Harahap dan sejumlah pejabat kampus tersebut, Syahrin Harahap tidak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan yang telah menunggu di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut.

Ia memilih bungkam seribu bahasa dan buru-buru masuk ke dalam Mitsubishi Pajero Sport hitam Nopol BK 1525 AGZ meninggalkan Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut. SN-R