Mendorong Pembangunan di Bumi Simsim, Suak Pakpak

Mendorong Pembangunan di Bumi Simsim, Suak Pakpak
Upacara Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Pakpak Bharat berlangsung sederhana digelar di Tugu Pemekaran. Foto: Ist

P BharatSkalanews: Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (28/7), memperingati Hari Lahir ke-18 Tahun. Mengingatkan betapa pentingnya mendorong pembangunan berkemajuan di bumi Simsim sebagai salah satu Suak, (Suku-red) Pakpak.

Acara peringatan di Komplek Tugu Pemekaran Kabupaten Pakpak Bharat, berlokasi di Dusun Kuta Jojong, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak.

Prosesi memperingati Hari Lahir ke-18 tahun itu berlangsung sederhana namun sarat makna, hal ini mengingat kondisi Pakpak Bharat dan seluruh belahan dunia yang masih berkutat menghadapi bahaya pandemi Covid-19.

Tugu Peringatan berdirinya Kabupaten Pakpak Bharat di Bumi Simsim ini didirikan beberapa tahun silam dan didedikasikan untuk mengenang para tokoh-tokoh pendiri kabupaten yang masih tergolong baru ini.

Bahwa pada tahun 2003 silam para tokoh dan pejuang Pakpak dari Lima Suak pernah bekerja keras, mencurahkan segenap kemampuan dan seluruh daya upaya mereka atas berdirinya sebuah Daerah Otonomi baru yang dipandang sebagai basis eksistensi masyarakat Pakpak.

Melalui kerja keras dan perhatian penuh dari segenap tokoh-tokoh Pakpak yang tergabung dalam Kepanitiaan Pemekaran, Pemerintah Pusat akhirnya menerbitkan Undang-Undang Nomor 09 Tahun 2003 yang isinya tentang pendirian tiga daerah otonomi baru, dimana salah satunya adalah Kabupaten Pakpak Bharat. Kerja keras dan cururan keringat dari para Tokoh Pemekaran akhirnya terbayar lunas, Kabupaten Pakpak Bharat berdiri dengan Ibukota Salak, sebuah kota yang diyakini sebagai kota tertua di wilayah Kabupaten Dairi pada ketika itu.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mewakili pemerintah Pakpak Bharat dalam kesempatan tersebut meletakkan karangan bunga pada tugu pemekaran diikuti oleh beberapa tokoh pemekaran yang berkesempatan hadir.