Medan  

Marwan Dasopang: Protes Menag Terhadap Mashariq Arab Saudi Perlu Disikapi dengan Bijak

Marwan Dasopang: Protes Menag Terhadap Mashariq Arab Saudi Perlu Disikapi dengan Bijak
Anggota DPR RI dari Fraksi PKB sekaligus wakil Ketua Komisi VIII Drs H Marwan Dasopang MSi (baju putih peci hitam), bersama jajaran Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. (Foto: AS)

Medan-Skalanews | Anggota Komisi VIII DPR RI Drs H Marwan Dasopang MSi merespons protes keras Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Choumas kepada pihak mashariq dan Kementerian Urusan Haji dan Umrah Saudi Arabia, terkait telantarnya jemaah haji Indonesia di Arafah dan Mina, beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini berpendapat, sikap protes dari Menag ini harus disikapi secara bijak, untuk penyelenggaraan ibadah haji ke depannya.

“Peristiwa ini harus disikapi secara bijak agar penyelenggaraan haji akan datang benar-benar dipersiapkan segala halnya secara baik, termasuk pihak mashariq di Arab Saudi.

BACA JUGA : Gema Selawat Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 11

Pihak mashariq harus betul-betul komitmen dengan perjanjian, karena ini menyangkut manusia yang sedang beribadah. Jadi harus dihormati dan dipenuhi hak-hak jemaah haji tersebut,” ujar Marwan Dasopang kepada media, di sela-sela kunjungan reses masa persidangan V DPR RI, di di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Sabtu (15/7/2023).

Lebih jauh disampaikan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) ini, bahwa sikap protes Menag adalah sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas keselamatan dan kenyamanan para jemaah, yang sedang melaksanakan Rukun Islam Kelima.

“Sedari awal kita sudah dorong untuk melakukan mitigasi atau langkah-langkah kedaruratan, dan kita tidak perlu terlalu berharap ke pihak mashariq kalau jemaah kita sudah terlantar.

Harus ada upaya langkah cepat dengan mempersiapkan makan dan minum, itulah antisipasi jika terjadi kedaruratan. Mitigasi ini penting untuk pelaksanaan haji tahun berikutnya,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Terkait rekomendasi atas pelaksanaan haji tahun 2023, DPR RI sedang merumuskan temuan dan segera dikoordinasikan kepada Menteri Agama Republik Indonesia, agar menjadi acuan maupun langkah-langkah antisipatif untuk masa mendatang.

“Sikap protes Menteri Agama pastilah kita dukung. Namun kita akan lakukan pendalaman dan juga merumuskan langkah yang akan menjadi sikap kita bersama pemerintah,” ujar politisi Sumatera Utara ini. * SN-AS