Lahan UIN Sumut Desa Sena Kuras Anggaran Rp40 M Jadi Galian C Ilegal

Lahan UINSU Desa Sena Kuras Anggaran Rp40 M Jadi Galian C Ilegal
Kondisi lahan Kampus V UIN Sumut di Desa Sena, Batangkuis. Foto: SN-alihot sinaga

DeliserdangSkalanews: Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara (Sumut) mengklaim memiliki lebih kurang 100 hektare lahan eks HGU PTPN2 di Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara. Konon pengalihan lahan eks HGU ini ke UIN Sumut menguras anggaran sebesar Rp40 miliar, sekitar Tahun 2020, pada masa kepemimpinan Rektor UINSU Prof Saidurrahman kini dikuasai pihak lain.

Padahal, 5 Juni 2020 Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Deliserdang bersama Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batangkuis AKP Simon Pasaribu, Camat Batangkuis V Wibowo, Komandan Rayon Militer (Danramil) dan Kepada Desa (Kades) Sena Bayu Anggara dan petinggi UIN Sumut pun memacak plang sebagai informasi kepada masyarakat, bahwa areal dimaksud sudah sah sebagai lahan kampus UIN Sumut.

Ironisnya, lahan yang direncanakan bagi pembangunan Kampus V dengan Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik itu hingga kini tidak sepi dari aktivitas manusia. Mulai dari yang bersawah dan berladang, hingga kegiatan pengerukan permukaan tanah berskala besar dan kecil. Terlihat alat berat terus bergerak melubangi bumi, khususnya pada malam hari.