Medan  

Ketua PDI Perjuangan Rapidin Kunjungi UINSU

Ketua PDI Perjuangan Rapidin Kunjungi UINSU
Foto: Ist

MedanSkalanews: Pertemuan dan silaturahmi antara Ketua PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon, didampingi Sekretaris Sutarto, Bendahara Meriahta Sitepu, Wakil Ketua Aswan Jaya, Meinarty Bangun dan Bima Nusa bersama Rektor UIN Sumut Prof Dr Syahrin Harahap didampingi Warek II Dr Hasnah Nasution dan Warek III Dr Nispul Khoiri MAg, Rabu (15/12) di Biro Rektor UIN Sumut, kampus Medan Estate mencapai sejumlah kesepahaman.

Di antara beberapa kesepahaman itu adalah, pertama,  moderasi agama yang dalam hal ini menjadi titik temu antara UIN Sumut dan PDI Perjuangan.

“Moderasi agama ini titik temu antara PDI Perjuangan dengan UIN, sebagaimana yang disampaikan oleh Bung Karno bila Islam maka bukan menjadi Arab, Hindu bukan berarti jadi India, Nasrani bukan jadi Eropa tetap apa pun agamanya maka tetaplah jadi bangsa Indonesia” ujar Prof Syahrin.

Kedua, Implementasi Ilmu, sebagaimana pernyataan Presiden Jokowi bahwa hanya 20% lulusan PT yang masuk lapangan kerja sesuai dengan pembidangan ilmu. Sementara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa besar harapan PT dapat memberikan sumbangsih untuk bangsa lebih besar dari yang sebelumnya.

“Menyadari itu maka UIN Sumut saat ini terus mengembangkan metode integrasi ilmu antara teori dan implementasi di tengah-tengah masyarakat, bahwa ilmuwan dan para ulama kita dulu sudah sangat mendalam terhadap kajian keilmuan dan saat ini bagaimana kita mengimplementasikan ilmu tersebut sehingga berguna bagi masyarakat,” tambah Syahrin.

Hal tersebut dibenarkan oleh Rapidin Simbolon bahwa dunia pendidikan  tujuannya untuk mengajar dan melatih untuk membangun karakter anak bangsa

“Dalam membangun karakter anak bangsa ini, memang dunia pendidikan memiliki kelemahan di antaranya implementasi keilmuan dan pengawasan, sistem ini yang lemah, karena itu integrasi ilmu antara teori dan praktik menjadi penting,” sambung Rapidin.