Ragam  

Kantong Jenazah dan Peti Mati Covid-19 Bukan Tanggungan Pemkab

Siaga 24 Jam, Jenazah Covid-19 Terus Bertambah
Pemakaman jenazah korban Covid-19 sesuai standar protokoler kesehatan. Foto:Ist

AsahanSkalanews: Ini dia bedanya perlakuan bagi jenazah korban Covid-19 yang meninggal di Rumahsakit dengan yang meninggal dalam isolasi mandiri (Isoman) di rumah. Dengan anggaran refocusing penanganan Covid-19 Tahun 2021 yang relatif besar Rp6 Miliar lebih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Sumatera Utara belum memfasilitasi kantong jenazah dan peti mati bagi korban yang isolasi mandiri di rumah.

Wajar saja jika kondisi memprihatinkan di tengah keterpurukan perekonomian masyarakat membuat warga dan aparat desa kelabakan ketika menghadapi adanya warga korban Covid-19 meninggal saat isolasi mandiri di rumah.

Sebagaimana terjadi di Desa Urung Pane, Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, 3 Agustus 2021. Pemulasaran dan penguburan sesuai standar protokol kesehatan (Prokes) atas permintaan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Parapat Janji, sempat mengalami kendala dan membuat bingung Kepala Desa (Kades) Urung Pane dan Camat Setia Janji. Pasalnya, kantong dan peti jenazah korban Covid-19 yang Isoman di Kabupaten Asahan tidak tersedia.

Hal ini semakin buntu setelah berkoordinasi dengan Puskesmas Setia Janji yang ternyata juga tidak memiliki persediaan dengan alasan ketiadaan alokasi anggaran,  dan mencoba menghubungi Kepala OPD terkait yang tergabung dalam Satgas Penangan Covid-19 Kabupaten Asahan (Kalaksa BPBD Asahan dan Kepala Dinas Kesehatan Asahan) yang juga beralasan tidak adanya anggaran untuk hal tersebut.

Tidak Tersedia bagi Isoman

Kadis Kominfo Asahan Rahmat Hidayat Siregar menjawab konfirmasi wartawan, Jumat (6/8), menjelaskan, persediaan kantong jenazah dan peti mati hanya untuk jenazah yang sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit.

“Untuk jenazah yang sebelumnya isolasi mandiri di rumah, kantong jenazah dan peti mati belum menjadi tanggungan Pemerintah Kabupaten Asahan. Jadi, tidak benar stok kantong jenazah dan peti mati kosong di Asahan,” jelas Rahmat Hidayat.

Menurutnya, terkait jenazah meninggal akibat Covid-19 di Desa Urung Pane, Kecamatan Setia Janji, Asahan hendak dimakamkan Selasa, 3 Agustus lalu telah diatasi dengan patungan secara pribadi masyarakat dan unsur pemerintahan setempat, agar pemakaman sesuai standar protokol kesehatan. “Sudah tidak ada masalah terkait pemakaman jenazah dimaksud,” katanya. SN-R03