Kampus  

Kahimmah Minta Ombudsman Profesional dan Transparan

Kahimmah Minta Ombudsman Profesional dan Transparan
Rusli Effendi Damanik. Foto: Ist

MedanSkalanews:  Sekretaris Jendral Presidium Dewan Pimpinan Pusat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Al Wasliyah (Kahimmah) Rusli Effendi Damanik SE MM, Jumat (11/3), meminta Ombudsman Sumut untuk transparan dan profesional dalam menangani kasus dugaan malaadministrasi rekrutmen Calon Dosen (Cados) BLU non-ASN UIN Sumatera Utara Tahun 2021.

Rusli mengingatkan proses laporan ini sudah cukup lama namun Ombudsman Sumut juga belum mempublis rekomendasi atau hasil penanganan yang termasuk lama.

“Semenjak Rektor UIN Sumut memenuhi panggilan Ombudsman Sumut seakan prosesnya terhenti, terakhir kita dengar Ombudsman Sumut akan memanggil Biro Psikologi UMA selaku pelaksana teknis yang ditunjuk oleh UIN Sumut. Namun kita juga tidak mengetahui apakah datang atau tidak dan bagaimana kelanjutan prosesnya,” kata Rusli Sekjen Presidium DPP Kahimmah itu.

Rusli mengatakan, permasalahan ini sudah menjadi sorotan publik di Sumatera Utara sehingga Ombudsman harus transparan dan profesional dalam menyikapinya.

“Kami tetap melakukan pengawasan dan pengawalan permasalahan ini dan akan segera kita kirimkan surat ke Ombudsman Republik Indonesia untuk memberikan atensi terhadap permasalahan ini,” tegasnya.

Rusli yang juga salah satu Staf Ahli Anggota DPD RI Perwakilan Sumut, meminta kepada Menteri Agama Republik Indonesia untuk segera mengevaluasi seluruh pejabat yang terlibat dalam permainan kotor rekrutmen dosen tetap non-ASN di lingkungan UIN Sumatera Utara yang diduga sarat dengan permainan.

“Kita juga mengingatkan kepada menteri agama untuk tegas jangan dibiarkan berlarut-larut seperti ini, sangat mustahil jika menteri agama tidak mengetahui hal ini,” ujarnya.

Dia mempercayai Menteri Agama sebagai sosok pemimpin yang tegas dan selalu berpihak pada kebenaran akan memberikan sanksi berat terhadap seluruh pihak yang terlibat mulai dari pimpinan tertinggi di UIN Sumatera Utara sampai dengan Ketua panitia pelaksana dan seluruh panitia yang terlibat di dalam proses perekrutan calon dosen tetap non-ASN itu.

Terkait desakan Rusli Effendi Damanik, Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar menjawab konfirmasi wartawan, Jumat (11/3), mengakui pihaknya masih belum menyimpulkan rekomendasi terhadap dugaan malaadministrasi di UIN Sumut itu.

“Kasusnya masih terus jalan. Beberapa waktu lalu, pihak UMA selaku penyelenggara, sudah kita minta keterangan,” jelasnya, seraya mengatakan untuk lebih rinci terkait perkembangan penanganannya, dia akan menanyai timnya yang memeriksa. SN-R03