Jaksa Agung: Sikat Habis Mafia Tanah dan Pelabuhan

Jaksa Agung: Sikat Habis Mafia Tanah dan Pelabuhan
Jaksa Agung ST Burhanuddin saat melantik serta mengambil sumpah sejumlah pejabat tinggi di Kejaksaan Agung, Senin (10/1), Auditorium Lantai 10 Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung. Foto: Ist

JakartaSkalanews: Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta para Jaksa Agung Muda untuk merapatkan barisan dan lakukan akselerasi pemberantasan para mafia.

“Ambil sikap tegas, tanpa kompromi, dan sikat habis para mafia,” kata Burhanuddin saat melantik serta mengambil sumpah sejumlah pejabat tinggi di Kejaksaan Agung, Senin (10/1), di Auditorium Lantai 10 Gedung Menara Kartika Adhyaksa, Kejaksaan Agung.

Dia berharap, para Jaksa Agung Muda mencermati isu aktual terkini, maraknya mafia tanah, mafia pelabuhan dan bandar udara, serta kelangkaan pupuk bagi petani.

“Saya telah mengeluarkan Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Tanah dan Surat Edaran Jaksa Agung Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Pelabuhan dan Bandar Udara. Segera laksanakan perintah saya tersebut dan saya tunggu laporan baik atas kinerja dari saudara,” tegas Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Menurut Burhanuddin, kehadiran para mafia tersebut telah meresahkan masyarakat dan mengganggu roda perekonomian negara, bahkan berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi yang dapat merugikan perekonomian.

Ia pun meminta para pejabat yang baru dilantik itu untuk selalu bersinergi, serta berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugas. Agar terhindar dari perbuatan tercela.

“Bekerja tanpa nilai integritas, profesionalitas dan kesahajaan, sama halnya bekerja tanpa hati nurani dan saya tidak akan memberikan toleransi bagi siapa saja yang menyalahgunakan jabatan untuk mencari keuntungan pribadi. Karena institusi harus terus tumbuh menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” ujar Burhanuddin.

Adapun mereka yang dilantik, Dr Sunarta SH MH. sebagai Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Dr Amir Yanto SH MM MH CGCAE sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen, Dr Febrie Adriansyah SH MH. sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus dan Dr Ali Mukartono SH MH sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan.

Dalam arahannya, Burhanuddin mengingatkan keempatnya bahwa jabatan yang diemban hendaknya diniatkan sebagai ladang amal pengabdian untuk melakukan sesuatu yang terbaik, dan memberikan manfaat besar bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Saya yakin di pundak saudara, akan banyak catatan tinta emas dan torehan prestasi yang membanggakan, yang akan menjadikan institusi Kejaksaan yang kita cintai ini menjadi semakin baik citranya, terjaga marwahnya, dan memiliki tingkat kepercayaan publik yang tinggi,” ujar Burhanuddin.

Secara khusus, Burhanuddin pun mengingatkan soal tanggung jawab masing-masing jabatan. Misalnya kepada Wakil Jaksa Agung yang diharapkan mampu berperan aktif dalam menyusun strategi kebijakan dan membantu pelaksanaan tugas pembinaan, pengembangan, dan penguatan organisasi Kejaksaan.

“Terakhir, atas nama pribadi maupun atas nama pimpinan Kejaksaan, saya mengucapkan selamat bertugas, disertai penghargaan dan apresiasi atas kinerja yang telah dicapai sebelumnya. Saya yakin penempatan saudara-saudara pada posisi yang baru ini akan semakin memberikan nilai tambah dan manfaat bagi kemajuan lembaga kita,” pungkas Burhanuddin. SN-R