Imakor Sumut Terus Soroti BOS Afirmasi Dinas Pendidikan Langkat

Imakor Sumut Terus Soroti BOS Afirmasi Dinas Pendidikan Langkat
Foto: Ist

MedanSkalanews: Ikatan Mahasiswa Anti Korupsi Sumatera Utara (Imakor Sumut) kembali soroti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Langkat di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jumat (12/11).

Ridho Pasaribu, Koordinator Aksi mengatakan kedatangan massanya ke gedung Kejaksaan Tinggi Sumut itu merupakan yang kedua kalinya. ”Ini sebagai bentuk pengawalan kami serta mempertanyakan sudah sejauh mana aspirasi kami ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Tinggi Sumut,” ujarnya.

Dalam orasinya Ridho menegaskan agar pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dipimpin IBN Wiswantanu untuk serius dalam menindaklanjuti serta mengusut tuntas dugaan korupsi yang mereka beberkan.

“Kami meminta Kejati Sumut segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Langkat dalam Dugaan Korupsi pada penggunaan Dana BOS Afirmasi dengan nilai Rp12,9 miliar dengan target 215 dibagi 60jt/Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Anggaran 2020,” katanya.

Kuat dugaan, katanya, realisasi penggunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi tersebut syarat penyelewengan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Sekira 30 menit melakukan orasi, tidak ada satupun dari pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) yang datang menanggapi aspirasi mahasiswa tersebut.

“Pihak keamanan Kejati Sumut menyarankan mahasiswa agar melakukan unras (unjuk rasa-red) minggu depan, karena hari ini ada kegiatan di Kejati Sumut,” sebut Ridho dan mereka pun membubarkan diri. SN-Wir