Gerakan Masyarakat Cijakan Keluhkan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Serang-Panimbang

Gerakan Masyarakat Cijakan Keluhkan Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Serang-Panimbang
Gerakan Masyarakat Cijakan (GMC) saat menghadiri undangan audiensi pihak manajemen PT Sino Road And Bridge Group Co.Ltd di kantor perusahaan di Cijakan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (29/8/2023). | Foto: Ist

PT Sino Road And Bridge Group Co.Ltd Terkesan Tutup Mata

Pandeglang-Skalanews | Gerakan Masyarakat Cijakan (GMC) menghadiri undangan audiensi pihak manajemen PT Sino Road And Bridge Group Co.Ltd yang diadakan di kantor perusahaan di Cijakan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (29/8/2023).

Dalam undangan audiensi tersebut, Gerakan Masyarakat Cijakan menyampaikan kepada pihak manajemen perusahaan soal dampak dan polusi yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, akibat pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Serang-Panimbang, yang dilakukan oleh PT Sino Road And Bridge Co.Ltd.

Rasudin, juru bicara dari GMC dalam audiensi tersebut mengatakan, pada dasarnya dia sangat mendukung penuh PSN Jalan Tol Serang-Panimbang yang dikerjakan oleh PT Sino Road And Bridge Co.Ltd tersebut, akan tetapi ada beberapa catatan yang harus diutamakan oleh perusahaan.

Baca Juga : Moh Ilham: Bupati Pandeglang Irna Narulita Gagal Menyejahterakan Masyarakat

“Jangan sampai dengan adanya proyek ini justru malah menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat seperti polusi debu yang sangat parah, tempat pendidikan yang kumuh, petani yang kehilangan mata air, kebisingan alat berat, serta timbulnya gangguan penyakit pernapasan terhadap masyarakat,” kata Rasudin pemuda Cijakan ini.

Rasudin menilai, semenjak hadirnya perusahaan ini beroperasi di wilayah Cijakan, pihak perusahaan seakan diam saja dan terkesan tutup mata dengan dampak yang ditimbulkan dari PSN Jalan Tol Serang-Panimbang yang dilakukan oleh PT Sino Road And Bridge Co.Ltd tersebut.

“Kami sangat kecewa terhadap pihak manajemen, terlebih tidak hadirnya Direktur Utama (Dirut) PT Sino Road And Bridge Co.Ltd dalam audiensi ini. Padahal kami sudah hadir memenuhi undangan pihak manajemen untuk duduk bersama membicakan persoalan ini.

Untuk itu kami berharap kepada pihak manajemen PT Sino Road And Bridge Co.Ltd dalam pertemuan ini, segera dipertanggungjawabkan dan direalisasikan tuntutan kami. Bila dalam jangka waktu 6 x 24 jam tidak ada tanggapan dari perusahaan, maka kami akan melaksanakan demonstrasi, sesuai dengan surat tuntutan yang sudah kami sampaikan,” ujar Rasudin mengakhiri. * SN-HMH