Sumut  

Eddy Minta Wujudkan Era Emas PON 2024

Eddy Minta Wujudkan Era Emas Pada PON 2024
Foto: Ist

MedanSkalanews: Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan, Drs Eddy H Sibarani mengatakan, secara prestasi pihaknya sangat berharap pada cabang tarung derajat sebagai salah satu cabang olahraga yang siap dipertandingkan pada Porprovsu tahun depan sebagai ajang seleksi menuju PON 2024 Sumut-Aceh.

“Cabang ini punya potensi. Targetnya tentu medali pada PON 2024. Ada 18 medali emas yang nantinya siap diperebutkan. Setidaknya sebagai tuan rumah tujuh  sampai delapan medali emas bisa kita rebut bukan hal mustahil,” ucap Eddy saat pelantikan Pengurus Kota Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengkot Kodrat) Kota Medan periode 2020-2024 dilantik, Sabtu kemarin di Medan.

Pengurus terdiri dari Ketua Bobby Octavianus Zulkarnain SE, Sekretaris Nasiruddin Daulay MPd, Bendahara Christina Erika AMD SE dan Ketua Harian Firmansyah Putra Lubis beserta jajarannya dilantik Ketua Pengurus Provinsi Kodrat Sumut, Tasimin MT, dihadiri Ketua KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani serta tamu undangan lain.

Ketua Panitia, Edison Tamba mengatakan, momen pelantikan ini memperkuat semangat juang pengurus bagi peningkatan prestasi olahraga tarung derajat ke depan.

Ketua Pengurus Provinsi Kodrat Sumut, Tasimin MT dalam arahannya mengatakan, Medan sebagai barometer Sumut dalam pembinaan olahraga termasuk tarung derajat, telah memberi kontribusi cukup besar bagi perkembangan cabang olahraga ini, terutama dalam raihan prestasi dalam berbagai event.

“Kami sudah melakukan Selekda untuk Pelatda jangka panjang menuju PON 2024, dimana dari 10 atlet yang terjaring tiga di antaranya dari Medan,” kata Tasimin.

Bahkan, khusus Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua yang tengah berlangsung, dari dua atlet Sumut yang diberangkatkan salah satunya berasal dari Medan, yakni Farhan.

“Semoga mereka bisa pulang ke Sumut dengan membawa hadiah bagi Kodrat Sumut, yakni medali emas,” katanya serius.

Diharapkannya juga, Medan dapat berkontribusi dalam mewujudkan era emas tarung derajat Sumut, sehingga akan lahir terus para atlet tarung derajat secara regenerasi ke depannya.

“Sebelumnya pada Popnas 2019, atlet tarung  derajat Sumut telah meraih satu medali emas dan satu perunggu. Mudah-mudahan prestasi ini mengikut ke seniornya,” ujar Tasimin.

Sedangkan, Bobby Zulkarnain mengatakan pihaknya sudah mendata Satlak-satlak sebagai ujung tombak pembinaan.

“Ke depan kami menargetkan Kodrat Medan bisa menyumbangkan lebih banyak atlet bagi kontingen Sumut pada berbagai event tingkat nasional,” tegas Bobby.

Acara  ini turut diisi atraksi seni tarung dari atlet-atlet pelajar tarung derajat Kota Medan. Selain itu juga dihadiri para penasihat yang di antaranya, Budi Dharma. SN | Rel