Medan  

Aulia Rachman: Magrib Mengaji, Efektif Menumbuhkan Semangat Baca Alquran

Aulia Rachman: Magrib Mengaji, Efektif Menumbuhkan Semangat Baca Al-Quran
Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman (tengah) bersama Pengurus Talas saat beraudiensi ke Balai Kota Medan. Foto: Ist

MedanSkalanews: Pengurus Transitif Learning Society (Talas) menyambut baik program Magrib Mengaji yang sudah berjalan di Kota Medan. “Program Magrib Mengaji ini merupakan tradisi yang perlu dihidupkan kembali di tengah masyarakat, karena efektif menumbuhkan semangat baca Alquran,” kata Aulia Rachman Wakil Walikota Medan, Kamis (9/9), saat menerima Pengurus Talas di Balaikota Medan.

Menurutnya Medan sebagai Kota Deli, kota yang melahirkan banyak ulama besar dalam zamannya, tentunya sejarah ini perlu dihidupkan kembali, di samping penguatan nilai-nilai spiritualitas khususnya bagi anak-anak remaja.

“Magrib Mengaji merupakan salah satu dari beberapa program Pemerintah Kota Medan yang mengadopsi dari sejarah perkembangan Kota Medan. Kota ini banyak melahirkan para ulama dan mubalig dan tokoh umat Islam lainnya, kita berharap kota kita ini selalu mendapatkan keberkahan,” ujar Aulia Rachman.

Dikatakan, lantunan suara anak-anak yang mengaji baik di Masjid, Musala atau Surau sehingga menjadikan Kota Medan ini semakin religius, di samping penyempurnaan bacaan ayat-ayat Alquran bagi anak-anak remaja semakin baik.

“Kita berharap BKM dan pengurus musala agar lebih mengintensifkan program Magrib Mengaji ini, agar tumbuh semangat dan cinta Alquran, sehingga anak-anak kita memiliki sikap, perilaku dan sopan santun serta adab yang baik terhadap guru dan orangtua, dan Pemerintah Kota akan membantu dari aspek nonteknis agar kegiatan ini berjalan baik seperti harapan kita semua,” tambah Wakil Walikota Medan.

Transitif Learning Society, mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Kota Medan dalam merealisasikan visi besar mewujudkan Kota Medan menjadi kota yang berkah, kota metropolitan modern dan religius.

“Alhamdulillah Pemerintah Kota Medan sangat peduli dengan kegiatan Magrib Mengaji terkhusus bagi anak-anak saat selesai salat, baik di Masjid ataupun Musala, agar terbangun sinergisitas dunia dan akhirat, hal terpenting spirit religiusitas anak-anak semakin baik,” ujar Dr Ansari Yamamah, Founder Islam Transitif.

Kemampuan baca dan tulis Alquran, untuk anak-anak saat ini sangat rendah, kemajuan teknologi yang semakin modern, berbagai kemudahan informasi dengan mudahnya didapat lewat internet dan media sosial lainnya.

“Harus ada kekuatan yang memfilter pengaruh negatif dari kemajuan teknologi, khususnya informasi yang semakin mudah didapati lewat jejaring handphone, kadangkala menyajikan konten negatif. Lewat program Magrib Mengaji inilah spiritualitas anak-anak dikuatkan, agar tidak tergerus arus kemajuan zaman,” tambah pengamat Sosiologi Islam UIN Sumatera Utara ini. SN-W16