Ali Fikri: Jangan Dulu Berasumsi Lili Pintauli Siregar Terlibat

Ali Fikri: Jangan Dulu Berasumsi Lili Pintauli Siregar Terlibat
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Foto:Ist

JakartaSkalanews: Pelaksana tugas (Plt) juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ¬†bidang penindakan Ali Fikri meminta masyarakat jangan dulu berasumsi Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar terlibat kasus suap penanganan perkara. “Fakta sidang belum tentu fakta hukum,” kata Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu kemarin.

Dia mengatakan keterangan mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju menyebut Lili menghubungi Walikota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial masih lemah. Pasalnya, baru Robin sendiri yang menyebut Lili tanpa bukti maupun saksi pendukung lainnya.

Ali mengatakan temuan persidangan dari menjadi fakta hukum jika diperkuat dengan bukti dan keterangan saksi lain. Keterangan saksi dan bukti harus mengikat untuk menjadi fakta hukum. “Keterangan saksi tidak bisa dinilai fakta hukum jika tidak berkaitan dengan keterangan yang lain, maupun alat bukti lain,” ujar Ali.

Ali juga mengatakan pernyataan Robin tentang Lili perlu diuji lagi dalam persidangan. Pendalaman itu akan dilakukan oleh jaksa penuntut umum (JPU) tanpa campur tangan komisioner KPK. “Sejak dulu hingga sekarang setiap persidangan pimpinan tidak ikut mengambil keputusan apapun. Itu ranah satgas tim JPU,” tutur Ali.

Sebelumnya, Stepanus Robin Pattuju dijadikan saksi dalam persidangan dugaan suap penanganan perkara di Tanjungbalai. Robin membenarkan adanya komunikasi Walikota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial dengan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.