Aksi Teror Bersifat Personal Mengusung Tema Agama

Pencegahan Terorisme Tanggung Jawab Bersama
Foto: Ist

MedanSkalanews: Pengamat sekaligus praktisi hukum Mahmud Irsyad Lubis SH mengatakan, beragam aksi teror yang terjadi selama ini dilatarbelakangi berbagai kepentingan, baik bersifat personal maupun kelompok dengan mengusung berbagai tema agama yang dijadikan faktor yang melatarbelakangi terjadinya aksi teror.

“Karenanya beragam aksi terorisme yang kerap terjadi di Indonesia, selalu ditandai saat menjelang perhelatan besar, baik politik, sosial dan budaya,” ungkap Mahmud Irsyad Lubis kepada Skalanews, Jumat (1/10), di Medan.

Komentar Mahmud Irsyad Lubis itu menyusul pelaksanaan Seminar Nasional yang digagas Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) dengan mengambil tema Terorisme, Manfaat Hukum atau ….?. Dengan menghadirkan para narasumber dari BNPT, Pengamat Politik, Kepolisian, Kejaksaan dan Praktisi Hukum. Seminar Nasional akan berlangsung Sabtu, 2 Oktober 2021 di Hotel Madani Medan.

“Seminar Nasional ini kita harapkan munculnya sebuah gagasan atau paradigma kita terkait terorisme, berkaca dari beberapa kasus hukum terkait terorisme,” katanya.

Dia banyak melihat fakta, bahwa aksi ini tidak berdiri sendiri, ada banyak faktor yang mempengaruhi sikap-sikap teror seperti ini.

“Melalui Seminar Nasional ini kita coba mengeksplorasi ide dan gagasan para akademisi dan kelompok masyarakat lain, guna mencegah dini aksi teror seperti ini,” ujar Mahmud Irsyad Lubis.