192 Orang Calon Jemaah Haji Medan Denai Ikuti Bimbingan Manasik Haji

192 Orang Calon Jemaah Haji Medan Denai Ikuti Bimbingan Manasik Haji
Kepala Kantor Kementerian Agama Medan Dr H Impun Siregar, MA saat membuka bimbingan manasik haji di Kecamatan Medan Denai. (Foto: AS)

Medan-Skalanews | Pada pelaksanaan haji tahun 2024 ini, sebanyak 192 orang calon jemaah haji dari Kecamatan Medan Denai mengikuti bimbingan manasik haji. Bimbingan manasik haji bagi para calon jemaah haji penting untuk dipahami para tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji selama di tanah suci.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai Yakhman Hulu, SAg,MIKom di hadapan 192 orang calon jemaah haji Kecamatan Medan Denai, Kamis (18/4/2024) di Masjid Amal Muslimin Jalan Menteng Medan.

“Bimbingan manasik haji kita laksanakan agar calon jemaah haji khususnya asal Kecamatan Medan Denai mendapatkan pengetahuan tentang tatacara ibadah haji, baik tentang rukun haji wajib maupun yang sunah, agar jemaah lebih mantap saat pelaksanaan Ibadah haji di tanah suci,” ujar Kepala KUA Medan Denai Yakhman Hulu.

Dalam laporannya Kepala KUA Medan Denai menyampaikan, jumlah jemaah calon haji Kecamatan Medan Denai berjumlah 192 orang. Dengan rincian calon jemaah haji laki-laki sebanyak 79 orang dan jemaah calon haji perempuan sebanyak 113 orang.

“Alhamdulillah untuk pelaksanaan haji tahun 2024, Kecamatan Medan Denai siap memberangkatkan sebanyak 192 orang yang terdiri calon jemaah haji laki-laki berjumlah 79 orang dan calon jemaah haji perempuan sebanyak 113 orang.

Sementara untuk calon jemaah haji Lansia sebanyak 37 orang yang terdiri jemaah calon haji lansia laki-laki 12 orang dan perempuan 25 orang. Tagline Haji Nasional tahun 2024 ini ‘Haji Ramah Lansia’,” ujarnya.

Menurut Kepala KUA Medan Denai ini, bahwa kegiatan ini menghadirkan narasumber dan praktisi bimbingan manasik haji memiliki yang berpengalaman dan memiliki kompetensi.

“Sebanyak 16 kali pertemuan atau 32 jam materi tentang pelaksanaan ibadah haji disampaikan para pemateri, dan seluruh jemaah calon haji akan dibekali dengan pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan haji mulai yang wajib maupun sunah dan adaptasi iklim selama di tanah suci.

Jadi bimbingan manasik haji ini penting diikuti seluruh calon jemaah haji sebagai bekal pengetahuan selama pelaksanaan ibadah haji nantinya,” ujar mantan aktivis HMI Cabang Medan ini.

Kegiatan bimbingan manasik haji dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Medan (Kakanmenag) Dr H Impun Siregar, MA, mewakili Camat Medan Denai oleh Sekertaris Kecamatan, mewakili Polsek Medan Area, Perwakilan Koramil 03 Medan Denai, MUI Kecamatan Medan Denai, BKM Masjid Amal Muslimin dan undangan lainnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Medan Dr Impun Siregar, MA dalam sambutannya mengingatkan agar calon jemaah haji nantinya benar-benar mengikuti pelatihan ini secara serius, agar saat pelaksanaan haji di tanah suci, agar bisa mengikuti proses berhaji secara baik sesuai tuntunan syariat.

“Kami harapkan kepada seluruh calon jemaah haji agar serius dan bersungguh-sungguh mengikuti seluruh proses pelatihan dan bimbingan manasik haji ini, agar memahami tentang tatacara ibadah haji ketika kita berada di tanah suci, siapkan mental dan bekal yang cukup, dan terutama kesehatan itu penting karena kondisi iklim di Arab Saudi berbeda dengan Indonesia,” ujar Dr Impun dalam sambutannya.

Selanjutnya disampaikan Kakanmenag Medan ini, bahwa jemaah haji Kota Medan merupakan yang terbanyak dari daerah lainnya di Sumatera Utara dengan jumlah Kelompok Terbang atau Kloter sebanyak 25.

“Alhamdulillah untuk pelaksanaan haji tahun ini Kota Medan mendapat kuota sebanyak 2350 orang, sementara untuk kuota Sumatera Utara berjumlah 8745 orang. Dan dibagi dalam 25 Kloter,” ujarnya.

Diingatkan juga bahwa pemantapan bimbingan manasik haji ini penting disampaikan dan kewajiban pemerintah pelayanan, pembimbingan dan perlindungan kepada jemaah.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian kewajiban pemerintah berupa pembimbingan, mulai saat ini hingga nanti saat pelaksanaan haji di tanah suci, pemerintah terus mendampingi jemaah calon haji.

Inilah bagian dari kewajiban pemerintah, sebab seluruh jemaah haji Indonesia merupakan duta Indonesia kepada dunia, bahwa kita bangsa yang tertib, teratur, sopan dan ramah, untuk itu kepada seluruh calon jemaah haji kita jaga nama baik bangsa dan negara saat kita berada di sana,” ujar Dr Impun mengingatkan. * SN-AS